Tampilkan postingan dengan label ISLAMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISLAMI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 November 2016

ASTAFIRULLAH ALAZIM.!!!!!!!! GEGER.!!!!!!! Foto Boc4h H4m*l dan Pasangannya Ini Menghebohkan Netizen.!!!!!!!


Menikah dan memiliki seorang anak adalah masalah besar bagi masyarakat di Tiongkok. Para wanita di Tiongkok kerap dipaksa menikah dan memiliki anak pada usia muda. Namun, bagaimana bila terlalu sangat muda?




Hasil gambar untuk FOTO Foto Bocah Hamil dan Pasangannya Ini Menghebohkan
Baru-baru ini, sebuah foto seorang gadis kecil dengan perut buncit menyerupai wanita yang sedang hamil telah menjadi viral di Tiongkok. Kehamilan di kalangan remaja di sebagian tempat mungkin tidak menjadi masalah, namun tidak di Tiongkok.
Sejumlah netizen meragukan keasilan foto yang diunggah di Weibo, media sosial yang sangat populer
 di Tiongkok.

Hasil gambar untuk FOTO Foto Bocah Hamil dan Pasangannya Ini Menghebohkan
Namun, bila gambar ini nyata, dari keterangan yang ditulis dalam profil gadis itu lahir pada 2000, sementara pasangannya lahir pada 1999. Pasangan yang sangat muda ini berasal dari Xuchang, Provinsi Henan, Tiongkok seperti dilansir NetEase.
Para netizen yang penasaran akhirnya membuat analisis dengan melihat foto yang diunggah tersebut. Dan hasilnya ada beberapa kesimpulan.

Analisis pertama, dalam keterangan yang ditulis di foto, bayi di dalam perut wanita muda itu berkelamin laki-laki. Padahal rumah sakit di Tiongkok tidak akan memberi izin untuk memberitahu orangtua jenis kelamin anak sebelum lahir.
Sehingga, menurut jika ada orangtua yang tahu jenis kelamin anaknya, maka mereka pasti melakukan cara ilegal untuk mengetahuinya.

Analisis kedua, wanita muda tersebut bernama Li Yunxi, menjadi indikator dari tingkat pendidikan pasangan tersebut. Pasangan muda itu terlalu banyak menonton acara drama Korea.
Sebab, nama "Yunxi" merupakan nama yang sangat umum dan kerap digunakan dalam karakter di drama Korea.


Analisa ketiga, meski di Tiongkok kehamilan pada usia 16 bukan sesuatu yang ilegal sepert p3m3rkos44n, namun pernikahan antara pasangan pada tahap ini tidak akan dianggap legal atau dilindungi hukum karena masih terlalu muda.

Sebab, di usia menikah di Tiongkok adalah 22 tahun untuk pria dan 20 tahun untuk wanita. Apakah pasangan ini dapat melalui batas lima tahun seperti yang sudah di atur tanpa akan mendapat masalah?
Para netizen menanggapi foto ini sangat serius, bukan sekadar foto yang menampilkan pasangan yang sedang mengalami masa-masa "Cinta Monyet"

Para netizen di Tiongkok berangapan bahwa pernikahan anak adalah sesuatu yang sangat buruk, terutama bagi perempuan sebagai orang yang dipaksa. Dan menurut mereka, foto viral tersebut bukanlah foto untuk bahan tertawaan.

Sementara itu, ada beberapa netizen yang menganggap foto tersebut sebagai lelucon dan bahan tertawaan.

"Jangan khawatir guys, jika Anda tidak bisa mendapatkan gadis seksi itu, setidaknya ada bisa mendapatkan putrinya," tulis seorang netizen.

"Bukankan gadis ini seharunya mengerjakan PR di rumah," tulis netizen lain.
Belum diketahui apakah foto ini asli atau palsu. Namun, semua yakin dengan satu hal, kini anak-anak tumbuh lebih cepat , beberapa dari mereka bahkan telah menikah. (shanghaisst)
sumber;http://www.pusatislamberdakwah.com/2016/11/astafirullah-alazim-geger-foto-bocah.html

Minggu, 27 November 2016

Kalau Punya Nyali, Baca Kisah ini Bareng Pasanganmu !! di Jamin Anda Akan Menangis...!!!


Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istriku sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil.



Begitulah yang kurasakan, karena selama ini aku merasa bahwa aku telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.
Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anakku masih tertidur. Ohhh aku harus menyediakan makan untuknya.Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan


Ilustrasi
Setelah memberitahu anakku yang masih mengantuk,kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja.
Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras. Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, aku langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam. Namun, ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba aku merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! Aku membuka selimut danâ?¦.. di sanalah sumber “masalah”nya â?¦ sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!

Ohâ?¦Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anakku yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat: “Ayah, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya .

Karena aku takut mie”nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainanku, aku minta maaf,ayah â?¦ ”

Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku, tetapi, aku tidak ingin anakku melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangisku. Setelah beberapa lama, aku hampiri anakku, kupeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur.

Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur. Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto ibu yang dikasihinya.


Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, aku mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya. Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia. Namun, belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar menyesal.


Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, aku pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. Aku marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan, “Aku minta maaf, ayah”.

 Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara “pertunjukan bakat” yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan
ketidakhadirannya karena ia tidak punya ibu. Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahuku, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis,aku yakin , jika istriku masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga! Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Tapi astaga, anakku membuat masalah lagi.

Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.

Mereka menelponku dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anakku telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun aku sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anakku lagi, tetapi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena aku merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan. Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : “Maaf, ayah”. Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu. Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah aku mendorong anakku ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya? Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : “Surat-surat itu untuk ibuâ?¦..”.

 Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. â?¦. tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya: “Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?” Jawaban anakku itu : “Aku telah menulis surat buat ibu untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus”. Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku katakan.


Aku bilang pada anakku, “Nak, ibu sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk ibu, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy. Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak. Aku berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapiâ?¦. aku jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu. Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur “ibu sayang”, Aku sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara “Pertunjukan Bakat” di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut.

Tapi kamu tidak ada, jadi aku tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi. Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencariku, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya. Ibu, setiap hari aku melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya. Aku pikir kita berdua amat sangat merindukanmu.

Terlalu berat untuk kita berdua. Tapi bu, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah ibu muncul dalam mimpiku sehingga aku dapat melihat wajahmu dan ingat kamu? Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu.

Tapi ibu, mengapa engkau tak pernah muncul ? Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena aku tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istriku.

 Note : Untuk para suami dan laki-laki, yang telah dianugerahi seorang istri/pasangan yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari pada istrimu. Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu. Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yang bisa menggantikannya.

[media-muslimah.blogspot.co.id]



Senin, 07 November 2016

SUBAHANNALLOH, VIDEO: LAFADZ ALLAH TEREKAM JELAS DI LANGIT JAKARTA SAAT AKSI BELA ISLAM II....


Dalam gelaran Aksi Bela Islam II pada hari Jumat (4/11/2016) kemarin, banyak terjadi hal yang diluar nalar manusia. Salah satunya seperti perubahan cuaca Jakarta yang awalnya diprediksi oleh BMKG akan turun hujan lebat disertai petir. Ternyata justru saat itu cuaca tidak panas dan tidak hujan, bahkan terkesan sejuk.
http://okezone-post.blogspot.com/
Tak hanya itu saja, sebuah peristiwa yang mengejutkan juga terjadi di langit Jakarta dimana sebuah lafadz Allah secara jelas terlihat oleh para peserta Aksi Bela Islam II. Momen langka yang menunjukkan kebesaran Allah itu pun tidak dilewatkan oleh umat Islam.



Salah satunya seperti dilakukan oleh pemilik akun Facebook Ainul da Leo yang mengabadikan lewat rekaman video berdurasi 16 detik. Nampak terlihat umat muslim lainnya juga menyaksikan fenomena tersebut.
Hal itu pun semakin menambah keyakinan umat muslim bahwa perjuangan mereka untuk menegakkan keadilan ada dalam naungan Allah Ta’ala.

Berbagai komentar kemudian bermunculan dan sebagian besar mengucapkan ‘Allahu Akbar’.
SUMBER;http://okezone-post.blogspot.com/